🏮 Pondok Pesantren Di Sidoarjo Jawa Timur
Dikutipdari 30 Mei 2022, pernikahan massal ini digelar oleh Pondok Pesantren Darul Falah Pusat di Sidoarjo, Jawa Timur. Pernikahan massal ini seperti biro jodoh karena sekalian mencari suami atau istri. Peserta tidak akan tahu siapa pasangannya sampai duduk ijab kabul. Pihak pondok yang memilihkan jodoh untuk masing-masing peserta.
DeskripsiGaleri Kontak Ponpes Al Ikhlas merupakan salah satu pondok pesantren yang ada di Kabupaten Sidoarjo. Adapun belajar mengajar di ponpes ini menggunakan kurikulum yang berlaku di tambah dengan ilmu agama. Ada juga kegiatan-kegiatan ekstrakulikuler sekolah untuk santri seperti karate, basket, futsal, grup belajar dan lainnya.
Halitu terjadi di sebuah Pondok Pesantren Darul Falah Pusat, Krian, Sidoarjo, Jawa Timur yang memiliki tradisi unik menikahkan santri dan satriwatinya. Baca juga: Afgan Bahas Nikah dengan Rossa, Netizen: Ayok Nikah Calon pasangan ditentukan oleh pengasuh pondok pada hari pelaksanaan tanpa diketahui santri dan satriwati yang akan menikah.
InspektoratProvinsi Jawa Timur Provinsi Jawa Timur Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Provinsi Jawa Timur Wakil Ketua DPRD, Anik Maslachah Harap Pemprov Libatkan RMI Susun Pergub Fasilitasi Pengembangan Ponpes. 20 Juni 2022 Kategori : Setda/OPD. 134021 view;
ProfilPondok Pesantren Darul Falah Pusat terletak di Dusun Bendomungal Desa Sidorejo Kecamatan Krian Kabupaten Sidoarjo.Tepatnya di timur by pass Krian, pada kilometer 26 jalan Raya antara Surabaya -Mojokerto, +3 km dari pasar Krian, kiri jalan kalau dari arah barat, +7 km dari jembatan layang Trosobo arah barat, +15 km dari Bundaran Waru, + 27 km dari Bandara Internasional Juanda, kanan
PondokPesantren Darul Qur'an Tahfizh Fikri Sidoarjo merupakan salah satu pondok pesantren yang ada di Kabupaten Sidoarjo. Adapun belajar mengajar di ponpes ini menggunakan kurikulum yang berlaku di tambah dengan ilmu agama. Ada juga kegiatan-kegiatan ekstrakulikuler sekolah untuk santri seperti karate, basket, futsal, grup belajar dan lainnya.
Acaratersebut diselenggarakan di Pondok Pesantren Darul Falah Pusat di Sidoarjo, Jawa Timur. Terdapat 22 pasangan yang menikah di acara yang diselenggarakan pada hari Minggu, 22 Mei 2022 tersebut. Nah, bukan jumlah pasangannya yang membuat acara ini menjadi sorotan.
TRIBUNPEKANBARUCOM - Sebanyak 22 santriwati di di Pondok Pesantren Darul Falah Pusat, Sidoarjo, Jawa Timur mengikuti nikah massal pada Minggu (22/5/2022). Anehnya, baik santriwati maupun santri sama sekali tidak tahu dengan siapa mereka bakal dinikahkan. Ketua Yayasan Dalilul Falihin Pondok Pesantren Darul Falah Pusat Syaiful Bakri menjelaskan
PesantrenHamdaniyah terletak di desa Siwalan Panji Buduran Sidoarjo, Jawa Timur. Pesantren Hamdaniyah telah berkembang menjadi pesantren khalaf yaitu memadukan kurikulum nasional dan kurikulum pesantren dengan mendirikan lembaga pendidikan formal dari MI, MTs, dan MA. Pondok ini masih memiliki bentuk bangunan yang masih asli dan unik.
. Selain menjadi saksi sejarah perjuangan merebut kemerdekaan Republik Indonesia, Pondok Pesantren Al-Hamdaniyah yang didirikan sejak abad ke-18 di Sidoarjo Jawa Timur itu telah banyak melahirkan ulama-ulama besar pendiri NU di negeri ini."Pondok pesantren ini telah banyak melahirkan ulama-ulama besar pendiri Nahdlatul Ulama seperti KH M Hasyim Asy'ari, KH Asy'Ad Samsul Arifin, KH Ridwan Abdullah pencipta lambang Nahdlatul Ulama, KH Alwi Abdul Aziz, KH Wahid Hasyim, KH. Cholil, KH. Nasir Bangkalan Hasbullah, KH. Umar Jember, KH. Usman Al Ishaqi, KH. Abdul Majid Bata-bata Pamekasan, KH. Dimyati Banten, dan lain-lain," kata Pengasuh Ponpes Al-Hamdaniyah, M Hasyim banyak melahirkan ulama besar, pesantren yang terletak di desa Siwalan Panji Buduran Sidoarjo itu terbilang pesantren tertua di Jawa Timur setelah pesantren Sidogiri Pasuruan. Pesantren yang didirikan tepatnya pada tahun 1787 M oleh KH Hamdani itu sampai sekarang masih menjadi catatan sejarah bagi bangsa ini."Salah satu ulama besar yang pernah menuntut ilmu agama atau menjadi santri di pesantren ini yakni KH Hasyim Asy'ari, pendiri Nahdlatul Ulama. KH Hasyim Asy'ari menjadi santri di pesantren Al-Hamdaniyah ini sekitar 5 tahun lamanya," ulas Gus Hasyim sapaan akrab M Hasyim Fahrurozi. Untuk mengenangnya, hingga saat ini kamar pendiri Nahdlatul Ulama di pesantren Al-Hamdaniyah itu masih tetap terawat seperti dahulu. "Kamar KH Hasyim Asy'ari ini sengaja tak pernah dipugar, tetap seperti dahulu agar menjadi pelajaran bagi santri bahwa untuk menjadi tokoh besar tak harus dengan fasilitas mewah," tegas Gus Hasyim. Tidak hanya menjadi santri, lanjut Gus Hasyim, bahkan KH Hasyim Asy'ari juga pernah diangkat menjadi menantu oleh Kiai Ya’qub, pengasuh pesantren waktu itu. "Sayangnya, pernikahan itu tidak berlangsung lama. Karena nyai Khodijah, istri KH Hasyim Asy'ari wafat lebih dahulu di Makkah, saat tengah mengandung, dan jenazah nyai Khodijah disemayamkan di Makkah," tukas Gus para pejuang kemerdekaan berkumpulPondok Pesantren Al-Hamdaniyah didirikan sejak tahun 1787 oleh KH Hamdani, ulama besar asal Pasuruan. Kini usia Ponpes Al-Hamdaniyah telah mencapai usia 228 tahun atau dua abad lebih. KH Hamdani sendiri merupakan seorang ulama keturunan Rasulullah, yakni silsilah ke-27.“Dulu asalnya daerah ini rawa dan oleh beliau KH Hamdani berdoa minta kepada Allah SWT, semoga tanah yang asalnya rawah bisa menjadi tanah,” ungkap Gus Hasyim Fahrur ini masih memiliki bentuk bangunan yang masih asli dan unik. Terutama keunikan bangunan para santrinya. Berdinding anyaman bambu dan diberi jendela pada setiap kamarnya serta bangunan yang disangga dengan kaki-kaki beton, membuat asrama santri ini nampak seperti rumah Joglo. Bahkan ada beberapa asrama santri yang kondisinya sudah memprihatinkan. Namun, Pengasuh pondok masih mempertahankan keunikan pondok tertua di Jawa Timur asrama dibagi dalam beberapa kamar yang diisi dua hingga tiga santri dengan ukura ruangan 2 x 3 meter. Di dalam kamar kecil itulah, tempat para santri belajar dan beristirahrat.“Selain mengajarkan berbagai ilmu agama, pondok ini pernah menjadi saksi sejarah perjuangan merebut kemerdekaan bangsa Indonesia. Menjadi tempat pertemuan antara presiden Soekarno, Bung Hatta, Bung Tomo yang pada akhirnya melahirkan Laskar Hizbullah,” kata Agus Muchlis Asyari, wakil pengasuh sayang, keunikan pondok ini yang juga sebagai kunci sejarah dan warisan kebudayaan tertua belum mendapat perhatian dari pemerintah maupun pihak-pihak terkait. Harusnya, pondok tertua seperti Ponpes Al Hamdaniyah ini dilestarikan dan dijaga riwayat, pada waktu KH. Hamdani membangun Pondok, dia mendatangkan kayu dari daerah Cepu Jawa Tengah dengan dinaikkan perahu besar/kapal. Namun ditengah jalan perahunya pecah berantakan. Akan tetapi Allah Maha Besar, kayu-kayu tersebut berjalan sendiri melewati sungai dan berhenti persis di depan area Pondok. Di Pondok ini, dulu juga sering dibuat pertemuan tokoh-tokoh Nasional pada Zaman Revolusi, diantaranya adalah Ir. Soekarno, Bung Hatta, KH. Wahab Hasbullah, KH. Wahid Hasyim, KH. Idham Cholid, Hamka, Bung Tomo, dan tokoh-tokoh besar lain. Adapun urutan kepengurusan Pondok adalah sebagai berikutPeriode II KH. Ya’qub dan KH. Abd Rohim Putra dari KH Hamdani Periode III KH. Hasyim Abd Rohim dan KH. Khozin Fahruddin,Periode IV Kiai Faqih Hasyim, KH. Sholeh Hasyim, dan KH. Basuni Khozin. Periode V KH. Abdulloh Siddiq dan KH. Haiyi Asmu’ VI KH. Rifa’i Jufri, KH. Abd Haq, dan KH. Asmu’i . Periode VII Hingga Tahun 2013 KH. Asy’ari Asmu’i, KH. Mastur Shomad, KH. Abd Rohim Rifa’i, dan Agus Taufiqurrochman R.Fathoni
403 ERROR Request blocked. We can't connect to the server for this app or website at this time. There might be too much traffic or a configuration error. Try again later, or contact the app or website owner. If you provide content to customers through CloudFront, you can find steps to troubleshoot and help prevent this error by reviewing the CloudFront documentation. Generated by cloudfront CloudFront Request ID 7m4nN9xXry4Ngxdmh4c4tw79gM_3I6p1Z7jWoB8Kfbp7ETzoGXS4WQ==
Jawa Timur adalah wilayah yang terletak paling timur di pulau Jawa. Dimana pada wilayah inilah sangat terkenal memiliki banyak sekali jenis pondok pesantren. Di dalam pondok ini juga terdapat pondok modern dan juga pondok salafiyah yang terkenal ini juga dapat ditemukan di daerah sekitar plosok yang kurang dari keramaian masih saja dapat ditemukan pondok pesantren. Bahkan atas alasan inipula banyak tokoh pesantren yang menjadi pemimpin di Indonesia berasal dari Provinsi Jawa Timur. Seperti Presiden Abdurrahman Wahid atau Gus Dur dari pesantren Tebu Ireng, Mahfud MD, Khififah Idra Parawansah, dan lainnya. Pesantren di Jawa TimurPesantren di Jawa Timur tentusaja menjadi ukuran kemajuan atas adanya peran pesantren yang turut serta membangun peradaban Indonesia, dengan sistem pemebelajaran salafiah ataupun modernnya sistem pendidikan disana kerapkali menjadi rujukan adanya pesantren di daerah atau wilayah lainnya di Nama Pondok Pesantren di Jawa TimurAdapun untuk memperjelasanya, berikut ini adalah daftar nama pondok pesantren di Provinsi Jawa Timur. Antara lain;1. Pondok Pesantren Tebu IrengDaftar mengenai nama-nama Pondok Pesantrean terbaik di Jawa Timur tentusaja adalah Tebu Ireng, yang memiliki ribuan jumlah alumni tersebar di Indonesia, bahkan di tempat ini juga menjadi sejarah kelahiran atas NU Nadhlatul Ulama' sebagai ormas terbesar di sangatlah pantas jikalau Pondok Pesantren di Jombang ini juga menjadi daftar adanya pondok pesantren NU terbaik di Pondok Pesantren Lirboyo di KediriTentang nama Pondok Pesantren terbagus di Provinsi Jawa Timur selanjutnya adalah Lirboyo yang dikenal memiliki sejumlah alumni terbaik di Indonesia, bahkan setiap provinsi yang ada di NKRI memiliki himbunan khusus untuk yang pernah menyantren sistem pendidikannya formalnya juga ada SD, SMP, SMA, bahkan perguruan tinggi. Maka pantas saja jikalau pondok pesantren di Kediri ini memiliki kemajuan yang amat pesat. 3. Pondok Pesantren Al Amien Prenduan Sumenep Agama islam mulai berkembang di daerah ini yaitu di daerah peranduan. pondok pesantren Al Amien Prenduan Sumenep ini terletak di daerah Komplek Al-Amien II, Jalan Pamakasan Sumenep dan Peragaan Laok Dusun Pragaan Kecamatan Pragaan, Kabupaten Sumenep Madura. Dalam pondok pesantren yang ada di Sumenep ini terdapat pendidikan umumnya. Jenjang pendidikan yang ada di pondok tersebut adalah untuk jenjang smp, SMA, SD, Sampai TK ada di pondok pesantren Al Amien Prenduan Sumenep ini. pondok pesantren Al Amien Prenduan Sumenep ini juga telah mengalami renovasi ulang sampai beberapa kali sehingga banyak sekali yang telah dirubah dari pembangunan awalnya. Maka dari itu perkembangan pondok yang semakin besar menjadikan pondok ini semakin banyak di segani oleh banyak orang. 4. Pondok Pesantren Al-Falah Kediri Pondok pesantren Al-Falah Kediri ini terletak di daerah Karangkates Kecamatan Ploso Kabupaten kediri. pondok pesantren Al Falah Kediri telah berdiri pada tanggal 1 Januari 1925, didirikan oleh KH, A. Djazuli Usman. Dalam hal ini serambi masjid digunakan untuk kegiatan mengaji santri yang ada di pondok tersebut. Awalnya sebelum terbentuk pesantren ini masyaraakat yang ada di sekitar pondok pesantren Al Falah Kediri ini sangat enggan untuk mengikuti kegiatan namun setelah beberapa lama mereka baru mengetahui keuntungan dari belajar mengaji barulah berdatangan para santri hingga akhirnya semakin banyak dan membuat pondokan atau tempat tinggal para santri tersebut. 5. Pondok Pesantren Al Fatah Temboro Magetan Pondok pesantren Al Fatah Temboro Magetan adalah salah satu pondok yang memiliki pondok yang terdapat di pedasaan. Pondok ini terletak di daerah pedesaan lebih tepatnya di Jalan Temboro, keras Kabupaten Magetan, Jawa Timur. Di dalam pondok pesantren di Magetan dengan nama Al-Fatah Temboro Magetanininjuga terbentuk beberapa kepengurusan mulai dari ketua , sekretaris sampai bendahara. Di dalam pondok pesantren Al Fatah Temboro Magetan ini memiliki beberapa jenjang pendidikan yaitu mulai dari pendidikan SMA sampai juga pendidikan SMP. Kurikulum yang digunakan juga sesuai dengan yang telah di tentukan oleh pemerintahan. 6. Pondok Pesantren Al-Khairat Pondok pesantren Al Khairat Malang adalah salah satu pondok yang terletak di jalan KH. Syuhud Karang, Malanguko Pagelarang Malang. Ponodok pesantren ini telah memiliki beberapa jenis cabang pendidikan mulai dari pendidikan TK sampai dengan pendidikan di perguruan tinggi ada di pondok ini. Pondok pesantren Al Khairat ini kurang lebih telah memeiliki 18000 cabang di berbagai daerah. Sehingga untuk perkembangan atau kemajuan dari pesantren ini sudah tidak perlu diragunakan lagi bagi semua orang. 7. Pondok Pesantren An Nuqayah Guluk-Guluk Sumenep Pondok pesantren An Nuqayah Guluk-Guluk Sumenep adalah salah satu pondok yang sampai saat ini telah memiliki beberapa cabang di berbagai daerah, kurang lebihnya ada 11 daerah yang terdapat pondok pesantren ini. Didalam pondok pesantren ini terdapat berbagai macam jenis pendidikan mulai dari pendidikan umum dan juga pendidikan agama Islam. 8. Pondok Pesantren As-Salafi Al Fitrah Surabaya Pondok pesantren As Salafi Al Fitrah Surabaya adalah pondok pesantren yang didirikan pada tahun 1985. Pada saat itu telah datanglh seorang santri yang ingin mengembang pondok pesantren tersebut bersama dengan sahabatnya. Maka dari itu dibentulah pondok pesantren ini semakin berkembang dan semakin memiliki kemajuan dari tahun ketahun. Pondok pesantren As Salafi Al Fitrah Surabaya ini adalah salah satu pondok yang terletak di jalan Kedinding lor 99 Surabaya. Awalnya di pondok pesantren As Salafi Al Fitrah Surabaya ini hanya menerima santri putra saja namun seiring berkembangnya pesantren ini penduduk yang ada di sekitar pesantren meminta kepada pengurus dan pimpinannya agar menerima santri putri untuk menambah ilmu pengetahuannya di pondok ini. Maka dari itu dibangun sebuah pesantren untuk khusus santri putri dan dibentuk untuk kepengurusan baru. 9. Pondok Pesantren Bata Bata Pemekasan Pondok pesantren Bata Bata Pemekasan adalah pondok pesantren yang didirikan oleh RKH. Abd Majid. Ia adalah putra dari RKH. Abd Hamid Bin RkH Itsbat. Yang telah didirikan pada tahun 1943M atau 1363 H di Banyuanyar. Kepemimpinan dari beliau hanya bertahan sampai 14 Tahun saja mulai dari tahun 1943 M Sampai dengan 1957 M. Sistem pembelajaran yang ada di pondok pesantren Bata Bata Pemekasan ini bersifat pengajian yaitu sorongan dengan para ustad, sehingga akan lebih di teliti dari yang bisa sampai yang belum bisa membaca al-qur’an. Awalnya Pada tahun itu belum dibikin pendidikan formal hanya pendidikan agm islam saja, namun seiring berkembang nya pondok ini mulai dibentuklah pendidikan formal untuk anak-anak santri agar tidak keluar dari pondok tersebut dan tetap melakukan pembelajaran di dalam pondok pesantren yang ada di Pemekasan ini. 10. Pondok Pesantren Darul Ulum Jombang Pondok pesantren Darul Ulum Jombang adalah salah satu tempat Yang telah didirikan dengan tujuan untuk membentuk sebuh karakter anak yang baik dan juga untuk membuat anak agar jauh lebih mandiri, bertanggung jawab, dan memiliki sikap kepemimpinan. Tujuan dari dibentuknya pondok ini telah dijelaskan oleh para pengurus dan penerus dari pimpinan yang awal, sehingga pondok pesantren ini tetap memiliki visi dan misi yang telah dibentuk dari awal dibentuknya pondok pesantren Darul Ulum Jombang ini. Didalam pondok ini juga memiliki berbagai macam jenis ekstrakulikuler yang di lakukan setiap minggunanya. Selain itu ada juga pendidikan formal mulai dari SD sampai perguruan tinggi ada di pondok pesantren Darul Ulum Jombangini. Pondok pesantren ini terletak di jalan Rejoso Peterongan Jombang. 11. Pondok Pesantren Modern Gontor Ponorogo Pondok pesantren modern Gontor Ponorogo adalah pondok pesantren yang telah didirikan pada tahun 1928 yang dibangun oleh tiga kiai yaitu KH Ahmad Sahal, KH Zainurdin Fananie dan KH. Imam Imam Zarkasy. Tiga pendiri dari pondok pesantren modern Gontor Ponorogo ini adalah tiga bersaudara yang sering disebut juga sebagai Trimurti. Tiga pendiri pondok pesantren di ponorogo ini merupakan putra dari kiai Santoso. 12. Pondok Pesantren Ilmu Al-Quran Malang Pondok pesantren Ilmu Al- Quran Malang ini merupakan pondok yang terletak di Jalan Singosari Kabupaten Malang. pondok pesantren Ilmu Al-Quran Malang ini adalah pondok pesantren yang sifatnya adalah semi salaf. Pendiri dari pondok pesantren ini adalah KHM. Basori Alwi Murtadlo yang telah didirikan pada tanggal 1 Mei 1978. pondok pesantren Ilmu Al- Quran Malang ini melakukan sistem pengajaran yang sesuai dengan namanya yaitu berbasis al-qur’an yang artinya santri di wajibkan untuk menghafal al- Qur’an. Hal ini sesuai dengan pendiri dari pondok pesantren Ilmu Al- Quran Malang ini yang merupakan intelektual dari al-qur’an tersebut. Ia juga telah berpengalaman sebelumnya sebagai salah satu pencipta generasi islam dan penghafal al-qur’an yang baik. Maka dari itu tidak heran jika orang tua ingin menitipkan anaknya agar menjadi santri di pondok ini. 14. Pondok Pesantren Wagean Tulisan tentang nama-nama Pondok Pesantren di Jawa Timur selanjutnya yang dikenal banyak orang adalah Ponpes Wagean, dengan letaknya berada di Kabupaten Kediri dengan jumlah santri di tempat pendidikan Islam ini mencapai ribu. 15. Pondok Pesantren Lagitan Selanjutnya yang menjadi informasi tentang nama Pondok Pesantren di Jawa Timur, Indonesia ialah Lagitan dengan jumlah santri mencapau ratuan ribu, lokasi ini selain menghasilkan para ahli agama Islam juga dikenal dengan sholawatnya. 16. Pesantren Mahasiswa Al-Hikam MalangBagi seorang siswa yang akan melanjutkan jenjang pendidikan formal di Kota Malang tentusaja rekomendasi tentang adanya daftar nama pondok pesantren mahasiswa terbaik ialah Al-Hikam Malang. Pasalnya disini menjadi tempat yang bisa mengajarkan sekaligus menyeimbangkan antara pendidikan formal dan pendidikan serangkaian informasi tentang daftar nama pondok pesantren di Provinsi Jawa Timur, Indonesia. Semoga melalui tulisan ini bisa memberikan infomasi dan wawasan kepada segenap pembaca sekalian, trimakasih,
pondok pesantren di sidoarjo jawa timur