🍆 Korek Harian Suzuki Smash 110Cc

KorekHarian Suzuki Smash 125cc 1. Piston Thunder 125 oversize nol dengan diameter 57mm. Cukup bore-up sedikit, dan maksimalkan komponen standarnya sudah cukup. Gunakan saja Piston Thunder 125, bibirnya dibubut 1,5 mm dengan lebar 6 mm dan sudutnya 10 derajat, sehingga kini jadi 124,46 cc. Caranya blok standar cukup dikorter menyesuaikan piston . Tips Korek suzuki smash PERHATIAN!!! Gambar ini hanya sebagai contoh semata!!!! Spesifikasi tips Piston Shogun 110. Material kuat, pucuk piston lebih nongol Kem Shogun 125. Durasi lebih gendut Pengapian Vega. tanpa limiter Ingin meningkatkan performa motor, mesti perhatikan kualitas serta kekuatan komponen yang dipakai. Memang sih di pasaran sudah banyak dijual part kompetisi. Tapi banderolnya tau sendiri, lumayan mencekik isi dompet. Paling parah, banyak merek aneh dan aspal asli tetapi palsu yang kualitasnya gak jelas. Padahal, bisa kok mensubtitusi komponen orisinal motor sejenis yang kualitas dan kekuatannya sudah terbukti gemilang di arena balap. PANAS TINGGI Ambil contoh Suzuki Smash. Bebek pabrikan berlambang S’ ini secara teknologi mesin lebih unggul dari saudara tuanya, Shogun 110. Namun sayang, untuk dipakai balap beberapa komponennya gak tahan gesekan ekstrem, panas maupun kompresi tinggi. Mengakalinya, “Bisa adopsi piston orisinil Shogun 110. Yang asli buatan Jepang, materialnya kuat dan tahan gebukan kompresi tinggi,” bilang Adriansyah, mekanik Adri Racing Shop di Rawamangun, Jaktim. Disamping kuat, pucuk piston juga lebih menonjol. Sehingga membantu mendongkrak kompresi. Komponen lain Smash yang juga kadang enggak kuat menahan kompresi dan panas tinggi adalah klep. “Biasanya suka bengkok,” tutur Adri, sapaan akrab Adriansyah. Maklum umumnya motor berspesifikasi balap putaran mesinnya tingi serta pembakaran di ruang bakar lebih dahsyat. Kalau buat harian sih gak masalah. Jadi, sudah pasti panas yang dihasilkan lebih gila’ ketimbang motor harian. Nah, dulu para mekanik road race nasional sebelum menggunakan klep kompetisi seperti merek TK dan sebagainya, yang kerap dipakai adalah punya Shogun 110 atau 125 cc. “Beberapa komponen Shogun, terutama yang 125 cc bisa saling tukar dengan punya Smash. Memang sih tidak persis banget, tapi bisa dipakai dan mudah untuk penyesuaiannya,” bilang Ibnu Sambodo, tuner Suzuki Hendriansyah Pennzoil yang boleh dibilang rajanya korek Smash. Untuk klep, rata-rata yang sering digunakan adalah milik Shogun 125. Bukan cuma klep saja, kem Shogun 125 juga bisa dipasang pula ke kepala silinder Smash. “Durasi kem Shogun 125 memang lebih bagus buat diterapkan ke Smash. Karakter bukaannya lebih gendut sehingga pasokan bahan bakar bisa lebih banyak,” timpal Adri. Tetapi tentunya ada beberapa langkah penyesuaian yang mesti dilakukan. Selain Smash, Yamaha Jupiter Z juga bisa diterapkan trik senada dengan mengandalkan beberapa komponen saudaranya, yakni Yamaha Vega. Part Vega yang paling sering dicomot adalah komponen pengapian, mulai dari koil, CDI sampai pulser. “Soalnya CDI Vega tanpa limiter. Sehingga rpm mesin bisa tinggi,” tukas Heri Purnomo, mekanik Yamaha Revtex ART. Buktinya, walau cuma pakai onderdil pengapian orisinal Vega di Jupiter Z pacuan Wawan Hermawan, Heri mampu mengantar Wawan jadi juara nasional kelas pemula. Oh ya, menurut Heri beberapa komponen Jupiter Z juga ada yang gak kuat menerima gesekan dan panas ekstrem. Antara lain pelatuk klep. “Sudah beberapa kali bantalan pelatuk klep asli terkikis dalam. Sehingga clearance klep sering berubah-ubah,” bebernya. Sebab, umumnya di mesin kompetisi per klep diganti dengan yang lebih keras. Akibatnya angkatan klep jadi keras pula. Sehingga tekanan noken as terhadap bantalan kruk as jadi makin kuat. Heri memprediksi lantaran bantalan pelatuk klep dibuat menyatu batang pelatuk. “Selain itu bahannya mungkin kurang kuat buat menerima tekanan keras,” ujarnya. Berbeda dengan punya Vega. Bantalan pelatuk dibikin terpisah. Sehingga terlihat seperti tempelan. Bahannya juga terbuat dari baja kuat. Heri yang sudah cukup lama menerapkannya di Jupiter Z pacuan Wawan mengaku tak pernah lagi mendapat kendala bantalan pelatuk cepat terkikis. Oh ya, pakai pelatuk klep Vega ke Jupiter Z tak perlu ada penyesuaian. Tinggal plek! DiC Skip to content Mungkin ada beberapa pengguna yang masih mencari cara modifikasi Suzuki Smash naik jadi 125cc dengan cukup mudah. Motor yang satu ini cukup laku dipasaran saat itu, akan tetapi saat ini produk yang satu ini kurang terdengar lagi akibat banyaknya produk baru yang diluncurkan oleh pihak produsen yang satu ini. Namun tidak sedikit pemilik tunggangan roda dua ini yang ingin menaikan kapasitas mesinnya menjadi sedikit lebih ganas dibanding standarnya. Pada kesempatan ini kami akan mencoba untuk memberikan sedikit info tentang cara modifikasi Suzuki Smash nai jadi 125cc. Seperti biasa tentu anda harus melakukan perubahan aau modifikasi piston standar guna memerbesar kapasitas ruang pembakaran. Saat ini anda bisa mengadopsi kepunyaan Suzuki Thunder 125 yang memiliki diameter 57mm. Selain bore up, piston pun harus sedikit diberi modifikasi agar tidak membentur head dan klep, bubut sedalam dengan kelebaran 6mm sudut 10 derajat, begitu juga coakan klep diperdalam sekitar 1mm. Pada bagian intake anda bisa membesarkan lebarnya menjadi 21mm karena venturi pada karbu akan dibuat menjadi 22mm dengan cara me-reamernya. Dengan begitu udara dan bahan bakar akan lebih mampu tercampur dengan maksimal. Pilot jet dan main jet pun tidak lepas dari modifikasi, ganti dengan ukuran dan Dan pengapian pun mengalami sedikit perubahan dengan memodifikasi setelan pengapian agar waktu pengapian lebih baik. Geser waktu pengapian 15 derajat sebelum TMA atau Titik Mati Atas. Dengan begitu torsi pun bisa maksimal disaat putaran rendah dan juga RPM bisa tinggi. Akan tetapi jika pengapian dirubah tanpa memodifikasi limiter yang ada di CDI tentu akan menjadi hal yang sia sia. Kami menganjurkan untuk mengganti CDI dengan kepunyaan Suzuki Shogun 110 atau lebih dikenal dengan Shogun Bagong guna mendapatkan limit yang lebih tinggi. Demikianlah informasi yang bisa kami sampaikan, semoga dengan cara modifikasi Suzuki Smash naik jadi 125cc yang kami infokan bisa berguna bagi anda pemilik Smash. odifiikasi bore up smash 110 jadi 150cc bore up suzuki smash 150cc bore up shogun 110 jadi 150cc bore up smash 250cc bore up smash piston tiger korek harian suzuki smash 110cc cara pasang cdi shogun ke smash bore up smash 150cc cara pasang cdi shogun kebo ke smash drag smash 200cc shogun 110 bore up piston thunder bore up smash smash drag 200cc bore up smash 130cc bore up smash 200cc bore up suzuki smash harian pengapian smash 110 bore up suzuki smash korek harian smash bore up smash jadi 150cc korek harian suzuki smash bore up shogun 110 harian cdi smash lama cdi smash paket bore up smash 150cc cdi smash 110 contoh bore up shogun 110 seher smash bore up smash 110 karburator suzuki smash 110. Post navigation Modifikasi suzuki memang mengasyikan, apalagi jika melihat intake port yang berbentuk ouval dan tetap terjaga begitu hingga ujung payung klep. Karakter porting seperti ini akan memberi kekuatan pada bottom end serta mid range power. Nah tinggal bagaimana kita mengail tenaga pada putaran atas, namun kali ini order mesin adalah untuk daily use alias masih dipakai bercinta dengan sang pacar, jadi kudu enak buat jalan-jalan walau kadang buat kebut2an. Memanfaatkan banyak komponen standard, karena memang empunya adalah pelajar SMU dengan kantong pas-pas an, jadi ya modif murmer jilid yang kesekian deh hehehee… Rencana ke depan banyak, hanya setahap demi setahap, bahasa inggrisnya mah Alon-alon waton klakon… alah. Meningkatkan kompresi kita custom piston agar lebih memiliki dome tinggi daripada standardnya, tentu ga bisa setinggi piston racing – hiks hiks.. nanggung… T_T – yah pokoknya cukup mengakomodir kompresi tinggi tapi minum premium di pom bensin pasti pas gak ngelitik. Pasokan bahan bakar kita kasih pintu yang lebih gede untuk mengoptimalkan area bore, sekaligus mencicil jika nanti pasang piston dari Suzuki Thunder, meriset airflow gede dengan cylinder displacement relatif kecil… mampu gak mesinnya. Dukungan lain adalah camshaft street yang dipapas hampir 1mm, untuk menambah lobe lift. Durasi overlaping ditambahkan agar putaran atas lebih berisi. Hal ini diimbangi dengan ubahan diameter port 81 % dari klep Intake. Exhaust system murah meriah dengan knalpot freeflow custom sekitar saja, kan dana cekak bos… gak dapet subsidi ortu. Modif kecil2an kaya gini aja kudu nabung dari uang saku dan menghemat untuk gak ngerokok tuh si empunya huehehehehehe… Namanya perjuangan memang butuh pengorbanan, bukan.

korek harian suzuki smash 110cc