🐂 Dalam Masyarakat Sekarang Ini Sering
1 Kebutuhan Waktu. Faktor ini mungkin menjadi faktor yang paling penting. Karena masyarakat pada jaman sekarang menginginkan segalanya serba cepat bahkan instan. Contoh : Orang ingin membeli suatu barang, dengan adanya teknologi, maka barang yang diinginkan akan cepat tersampaikan. 2.
Padamoment ini, masyarakat yang akan menentukan siapa pemimpin desanya selama 6 tahun ke depan. Banyak bentuk pesta demokrasi yang telah digelar dalam kehidupan politik kita sekarang. Kedekatan pribadi, akan sering kali banyak dipakai oleh masyarakat untuk menentukan pilihannya. Di sini unsur nepotisme masih begitu kental membudaya
dirasakanmasih sangat terbatas di masyarakat sekarang ini. Di lain pihak kebutuhan akan bahan bacaan itu dirasakan semakin meningkat sejalan dengan Arti terakhir ini adalah arti yang sekarang sering diberikan pada kata filologi seperti terlihat dalam The Penguin English Dictionary yang hanya mencantumkan arti yang terakhir. Dalam kamus
Dalamera globalisasi seperti sekarang ini kebudayaan barat yang masuk ke Indonesia semakin berkembang pesat. Akibatnya, sering terjadi konflik kepentingan antarkelompok dan tidak jarang juga berakhir dengan kekerasan. Selain itu diperlukan rasa toleransi dalam masyarakat untuk mencegah terjadinya perpecahan ataupun peperangan yang
Akibatnya muncul berbagai kesalahan dalam berbahasa Indonesia yang sudah ditoleransi oleh masyarakat. Sudah dianggap biasa, atau bahkan sedikit sekali orang yang tahu kalau kebiasaan tersebut salah. Kesalahan berbahasa Indonesia yang ditoleransi, di antaranya: 1. Penggunaan kata ganti kepunyaan"nya". Pexels/rawpixel.com.
Dilansirdari Encyclopedia Britannica, dalam masyarakat sekarang ini sering ditemukan manusia yang cenderung berperilaku meniru gaya hidup bangsa barat dengan tujuan untuk mengejar ketertinggalan dengan bangsa lain. sikap semacam ini adalah contoh dari westernisasi.
Misalnyasekarang ini banyak berdiri restoran cina yang menyediakan makanan makanan has cina (chinese food) dan juga restoran italia yang menyediakan makanan makanan barat seperti salad, spagheti, pizza. Pada masyarakat modern sering ada istilah "time is money" atau waktu adalah uang. Demikian, orang dengan gaya hidup modern akan sangat
KKNini mengacu ke korupsi, kolusi dan nepotisme dan - yang sangat menyebalkan mayoritas penduduk Indonesia - telah menjadi bagian intrinsik atau sudah mendarah-daging di pemerintah Indonesia, mungkin mencapai puncaknya selama rezim Orde Baru Presiden Suharto (1965-1998). Masalah korupsi politik di Indonesia terus menjadi berita utama
PEMBAHASAN A. Beberapa Permasalahan Zakat di Indonesia Makin hari makin besar harapan umat Islam di Indonesia agar pelaksanaan pemungutan zakat dapat dilakukan dengan sebaik-baiknya. Harapan ini dalam berbagai kesempatan oleh para pemimipin Islam, baik yang mempunyai kedudukan formal maupun informal (Pedoman Zakat (9), 1982).
. Indonesia bisa dikatakan sebagai negara kepulauan terbesar di dunia dan juga menjadi negara dengan penduduk terbesar di kawasan Asia Tenggara. Kondisi Indonesia yang seperti ini tentunya banyak problem permasalahan yang terjadi, masalah ini berhubungan erat dengan hubungan sosial di masyarakat dalam kehidupan sehari-hari. Baik permasalahan tersebut dalam ruang lingkup pergaulan di sekolah, keluarga, sampai pada segmen yang berhubungan dengan sara seperti agama, arti suku, makna ras, dan lain sebaginya. Masalah SosialMasalah Sosial di IndonesiaKemiskinanPengangguranKorupsiPertikaianKesenjangan HukumPendidikan Yang RendahTingginya Penyakit MenularGizi BurukKonflik Sosial Antar KelompokKenakalan RemajaNarkobaDisorganisasi KelurgaKonflik RasKemacetanPrilaku KonsumtifKesehatanModernisasiGlobalisasiPengolaan SDA Sumber Daya AlamKejahatan SeksualKekuarangmerataan PembangunanRasismeKost-Kost yang BebasKomentar Hate Speech di Media SosialFaktor Pendorong Masalah SosialEkonomisBiologisPsikologisKebudayaanSebarkan iniPosting terkait Pengertian masalah sosial adalah perselisihan dalam masyarakat yang terdorong akibat dari interaksi sosial antar individu, interaksi sosial individu dan kelompok, atau antara suatu kelompok dan kelompok lainnya. Dalam keadaan normal masyarakat akan terintegrasi bersatu di dalam kehidupan yang sesuai pada hubungan unsur-unsur kebudayaan atau masyarakat. Akan tetapi apabila unsur yang telah menjadi kaidah sosial ini bentrokkan, maka dapat dipastikan bahwa hubungan-hubungan sosial akan terganggu sehingga memungkinkan terjadi kegoyahan dalam kehidupan kelompok. Masalah Sosial di Indonesia Berikut ini adalah contoh kasus mengenai berbagai bentuk masalah sosial yang terjadi di Indonesia serta solusi masalah problem solving yang diberikan. Antara lain; Kemiskinan Kemiskinan adalah salah satu bentuk masalah sosial di Indonesia yang menjadi tradisi dari tahun ke tahaun. Keadaan miskin ini akan memberikan efek yang kurang bermanfaat, lantaran masyarakat miskin bukan hanya pada fisiknya yang terancam akan tetapi dalam menjadi beban bagi negara. Salah satu solusi yang bisa dilakukan dalam mengatasi masalah sosial berupa jenis kemiskinan ini ialah dengan mendorong masyarakat untuk berwirausaha menjadi pelaku usaha di berbagai sektor yang potensial di Indonesia, seperti pada sektor periwisata, makanan, dan bentuk lainnya. Pengangguran Masalah sosial yang pada saat ini terjadi di Indonesia dan dapat memberikan efek yang berarati adalah pengangguran. Faktor penyebab tingginya jenis pengangguran ini adalah kekalahan SDM Sumber Daya Manusia Indonesia untuk berkompetisi dengan tenaga kerja dari negara lain. Kaeadaan ini memicul negara dalam jumlah pendudukan yang tidak produktif. Salah satu cara mengatasi pengangguran dan solusinya di Indonesia ialah dengan memberikan pelatihan tenaa kerja, memberikan pelatihan bahasa, serta pelatihan ketrampilan yang membuatnya laku bekerja di sektor unggulan Indonesia. Korupsi Masalah sosial yang seringkali menjadi masalah yang menahun, dari tahun ke tahun adalah korupsi yang menggunakan jabatan dengan memperkaya diri sendiri. Masalah ini begitu pelik di alami Indonesia, bahkan pada saat ini masyarakat Indonesia seringkali di hadapkan dengan para pejabat yang menggunakan kekayaan negara untuk keperluan pribadi. Pada tahun 2018 misalnya, kasus korupsi di Indonesia merajalela pada E-KTP yang memberikan efek kejerahan atas kepercayaan masyarakat dengan Ketua DPR Setya Novanto. Bahkan di Tahun 2020 masih ada tindakan korupsi yang dilakukan oleh okunum Asuransi Jiwasraya yang merugikan negara sampai tereliunan rupiah. Oleh karenannya cara atau solusi dalam mengatasi korupsi ini bisa dilakukan dengan memberikan hukuman yang lebih berat dibandingkan dengan hukuman yang saat ini diterpakan. Pertikaian Masalah sosial yang terjadi di Indonesia salah satunya dianataranya adalah pertikaian. Pengertian pertikaian ini adalah kekuarang kompakan masyarakat dalam mencapai tujuan sehingga berakibat pada perselihan antar masyarakat. Pertikaian bisa di latar belakangin dengan adanya perbedaan kepentingan serta kesenjangan sosial yang terlalu tinggi. Cara atau solusi dalam mengatasi pertikaian bisa dilakukan dengan terus menerus mengejarkan pancasila sebagai Idiologi bangsa Indonesia yang sah, penanaman kuat terhadap Pancasila ini menjadi solusi atas banyaknya pertikaian yang terjadi. Kesenjangan Hukum Masalah lainnya yang menjadi sumber masalah adanya tentang ketidakberjalanan hukum di Indonesia dengan pandangan hukum tajam ke bawah masyarakat bawah dibandingkan dengan ke atas pada masyarakat kaya. Pandangan tentang perturan hukum yang tidak berjalan sebagimana mestinya ini menjadi salah satu sumber berlangsungnya masalah yang terjadi. Bahkan untuk contoh kasus terkait dengan kesenjangan hukum yang baru-baru ini terjadi misalnya saja menyikapi kasus hukuman yang diberikan oleh penyiraman Novel Baswedan yang hanya diberi ganjaran 1 Tahun kurangn penjara, akibat hal ini tentusaja memunculkan persepsi publik bahwa kesenjangan hukum masih berlangsung di negara ini. Satu-satunya cara atau solusi yang bisa dipergunakan dalam mangatasi masalah sosial ini ialah dengan menjalankan hukum yang sesuai dengan aturan yang telah disepakati, sebab kesesuaian ini akan berdampak pada kepercayaan masyarakat dalam memandang hukum. Pendidikan Yang Rendah Pendidikan rendah menjadi salah satu masalah yang sering terjadi di Indonesia, masalah ini berhubungan erat dengan kamampuan masyarakat dalam kualitas yang diberikan. Dengan pendidikan rendah masyarakat tidak bisa bersaing dengan tenaga kerja di luar negari, bahkan bangsa ini identik sebagai pemasok PRT Pembantu Rumah Tangga ketika bekerja di luar negari. Oleh karena itulah salah satu sektor dalam upaya mengetasi masalah sosial ini ialah dengan meningkatan pendidikan dan terus menerus menyebarkan pendidikan yang merata bagi daerah-daerah tertinggal di Indonesia, untuk saat in aplikasi nyata yang bisa dilakukan ialah dengan memberikan program relawan pendidikan. Tingginya Penyakit Menular Masalah sosial yang timbul di Indonesia berhubungan erat dengan faktor biologi, yaitu tingginya penyakit menular yang ada di Indonesia. Penyakit ini pada umumnya melanda daerah-daerah tertinggal di Indonesia, khususnya di wilayah Indonesia Timur. Solusi yang diberikan atas masalah sosial ini ialah dengan memberikan serta mengantispasi masyarakat melalui pengetahuan serta penyuluhan tenaga media yang baik. Gizi Buruk Masalah sosial yang ada di Indonesia dan menjadi salah satu yang belum dalam di atasi adalah masalah sosial gizi buruk. Masalah ini berhubungan erat dengan sektor pendapaatan masyarakat dalam memnuhi kebutuhan hidupnya. Gizi buruk akan berdampak pada rusaknya SDM manusia Indonesia yang berkulitas, salah satu solusi yang diberikan ialah dengan meningkatkan pendapatan masyarakat. Konflik Sosial Antar Kelompok Masalah lainnya yang ada dan seringkali di alami masyarakat adanya konflik sosial. Konfik ini sebagai contoh kelompok sosial di masyarakat yang tidak sepaham dengan keadaan dan tujuan yang sama, bentuk konflik ini misalnya saja adalah peperangan suku, budaya, atau lainnya. Solusi yang diberikan dalam mengatasi masalah sosial ini misalnya saja dengan terus menerus mengutakan integrasi masyarakat dengan melibatkan masyarakat benar-benar sebagai pemilik negara yang sah, dengan cara inilah Indonesia bisa mengatasi konflik sosial yang terjadi. Kenakalan Remaja Kenakalan remaja menjadi salah satu masalah sosial yang sering terjadi di Indonesia, masalah ini berakibat pada rusaknya mental remaja dalam menghadapi perkembangan perubahan sosial yang tinggi. Generasi mudah yang sudah rusak bahkan bisa menjadi ancaman yang berarti bagi Indonesia. Cara mengatasi masalah sosial berupa jenis kenakalan remaja ini ialah dengan memberikan remaja peyuluhan serta bentuk kesibukan yang ada. Dorongan ini bisa dilakukan dengan mmberikan fasilitas untuk mendapatkan beasiswa di luar negri bagi remaja yang berpretasi. Narkoba Contoh lainnya yang berhubungan erat dengan masalah sosial di Indonesia adanya penyebarluaskan narkoba yang menjadi salah satu ditakuti bagi Indonesia. Narkoba sudah banyak dipasrakan di Indonesia, bahkan dari sejumlah kasus Pemerintah Indonesia melalui kepolisian pernah menangkan jumlah 4 Ton sabu pada tahun 2018. Cara mengetasi masalah sosial bentuk ini ialah dengan memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang bahaya nerkoba sehingga dengan demikian masyarakata akan mengetahui dampak negatif dari nerkoba ini. Disorganisasi Kelurga Bentuk masalah sosial yang ada di Indonesia selanjutnya adalah disorganisasi keluarga, hubungannya dengan hal ini ialah tingginya angka perceraian masyarakat yang menyebabkan keturuanan mereka menjadi keturan yang broken home dan sering mengelami gonjangan jiwa. Cara mengatasi bentuk masalah sosial seperti ini ialah memberikan penanaman kepada masyarakat tentang pentingnya menjaga pernikahan. Konflik Ras Bentuk contoh masalah sosial lainnya yang seringakli terjadi anatar masyarakat Indonesia adalah konflik antar ras, karena tidak bisa menerima perbedaan yang ada dalam kehidupan masyarakat. Sebagaimana Indonesia dikenal sebagai masyarakat multikultural. Pengertian masyarakat adalah kumpulan dua atau lebih orang untuk bersatu dalam kurun waktu tertentu. Kemacetan Salah satu bentuk masalah sosial di Indonesiayang sudah biasa terjadi adalah kemacetan, hubungan kemacetan ini erat kaitannya dengan kondisi banyaknya mobilitas masyarakat dari arah yang sama, keadaan ini seringkali terjadi di kota-kota besar di Indonesia. Prilaku Konsumtif Bentuk masalah sosial lainnya adalah prilaku masyarakat yang konsumtif, prilaku ini tentusaja berkaiatan dengan keinginan masyarakat menggunakan barang/jasa secara berlebihan tanpa memikirakam bagimana proses pembuatannya. Umumnya masyarakat Indonesia hobi dengan prilaku ini yang menyebab perekonomian Indonesia bergantung pada perekonomian negara lain. Kesehatan Masalah sosial yang seringkali dialami oleh masyarakat tentang adanya kesehatan yang mahal. Kesehatan ini dikendari dengan keadaan masyarakat yang kurang mampu akan merasa kesulitan untuk mendapatkan haknya di dalam kesehatan. Ketidakberdayaan inilah membuat masayakat miskin sudah mendapatkan masalah kesehatan yang baik. Modernisasi Bagian daripada masalah sosial yang sulit diatasi tentang transiasi masyarakat dari tradisional ke modern. Masyarakat Indonesia cederung menggunakan cara-cara ya terdisional sedangkan cara ini sudah mulai ditinggalkan dan bahkan di lupakan oleh negara maju, ketradisionalan ini berdampak pada dorongan masyarakat untuk menjadi masyarakat yang modern. Globalisasi Maslah sosial lainnya yang bisa dimbul dari globalisasi ini sendiri adalah aspek penggunakan teknoogi yang beroritentasi pada kegemaran bukan memanfaatkan sebagi ladang mencari pengehasilan. Masalah ini timbul karena masyarakat tidak bisa meminimalir dampak positif dan dampak negatif globalisasi yang terbentuk. Pengolaan SDA Sumber Daya Alam Indikator dari masalah sosial lainnya adalah tentang pengelolaan SDA di Indonesia, dinilai pengeolaannya masih mengandalakan bantuan SDM dari luar neegri, kemadirian ini menjadi tidak terbentuk dalam masyarakat. Terutama kesaksian terhadap berbagai jumlah SDA di Indonesia yang diambil begitusaja oleh masyarakat asing, seperti freport, dan lains sebaginya. Kejahatan Seksual Masalah lainnya yang ada di Indonesia adalah kasus terhadap kejahan seksual, kejahatan ini berkiatan erat dengan sodomi, pemerkosaan, atau kasus lainnya yang seringkali bahkan menimpa anak-anak. Kondisi ini tentsuaja menjadi hal yang sangat di takutkan, lantaran akan berkibat pada bentuk oritentasi seks yang menympang. Kekuarangmerataan Pembangunan Terakhir, yang menjadi salah satu masalah sosial di Indonesia seringkali terjadi adalah ketidakmerataan masyarakat dalam pembangunan. Daerah-daerah terpencil di Indonesia bahkan sulit mengimbangi pembangunan pad daerah yang maju, kondisi ini tentsuaja berakibat pada kehidupan masyarakat untuk melakukan trasmigrasi, urbanisasi, dan mobilitas penduduk lainnya. Salah satu solusi yang bisa diberikan adalah dengan terus menerus melakukan pemertaan pembangunan. Pemerataan ini bisa menjadi simbul keadailan sosial bagi seluruh rakya Indonesia. Rasisme Arti rasisme yang ada di masyarakat tentusaja menjadi salah satu permasalahan sosial yang harus dihindari. Sikap ini kerapkali memunculkan polemik dalam kehidupan masyarakat, misalnya saja ketika ada pengeroyokan pada mahasiswa di Papua di Surabaya yang mengakibatkan marahnya masyarakat Papua dengan melakukan pengerusakan dan ingin memisahkan diri dari Indonesia. Kost-Kost yang Bebas Tidankan yang tergolong dalam masalah sosial dalam lingkungan pendidikan, khususnya di sekolah adalah maraknya kost-kost an bebas. Yang kenyataannya ini menjadi problematik terselubungnya bisnis haram seperti terjadinya kehamilan di luar nikah. Komentar Hate Speech di Media Sosial Akhir-akhir ini untuk bentuk masalah sosial yang terjadi di Indonesia ialah banyaknya hate speech di media sosial yang dilakukan oleh individu dan kelompok untuk menyerang orang lain secara membabi buta tanpa lagi melakukan kaidah kesopanan. Prihal ini misalnya saja ketika ada tokoh yang melakukan korupsi meskipun tindakan tersebut tidak di benarkan secara hukum namun banyak masyarakat yang menyerang angota keluarganya pada mereka tidak mengetahuinya. Oleh karena itulah sebagai solusi yang bisa dilakukan dalam mengatasi hate speech ini bisa membentu aturan ataupun kaidah hukum yang dilembagakan. Faktor Pendorong Masalah Sosial Faktor yang seringkali menjadi sumber masalah sosial di dalam kehidupan masyarakat dan lingkungannya, antara lain; Ekonomis Faktor ekonomis menjadi salah satu sumber masalah sosial dalam masyarakat lantaran faktor ini akan pada akhirnya mengakibatkan kesenjangan sosial, serta kecemburuan yang berakibat pada dorongan masyarakat untuk mendapatkan kehidupan yang lebih baik. Manusia yang memiliki keinginan tidak terbatas apabila kurang memenuhi kebutuhannya akan memberikan peluang terjadi penyimpangan terhadap norma sosial di masyarakat. Biologis Selain faktor ekonomis, seringkalipula yang menjadi latar belakang adanya sumber masalah sosial adalah faktor biologis seseorang, yang terjadi karena lingkungan tidak sehat sehingga menjadikan dia sebagai individu yang terjangkit dalam penyakit menular. Psikologis Psikologis menjadi salah satu unsur yang memberi pengaruh dalam masalah sosial di masyarakat. Faktor ini erat hubungannya dengan gonjangan jiwa serta fisiran setiap manusia yang tidak bisa seimbang dengan alam sadarnya, kondisi ini akan berkibat pada kegilaan serta ketidaknormalan dalam menjadi kehidupan. Kebudayaan Kasus masalah sosial di masyarakat yang terkhir, bisa terjadi karena kebudayaan yang berbeda dari satu kelompok sosial ke dalam kelompok sosial lainnya. Perbedaan ini bisa menyangkut pada sistem, adat, bentuk tubuh, paras wajah, kulit, dan lain sebagainya. KesimpulanDari penjelasan pengeratian masalah sosial dan faktornya di atas, Indonesia sebagai karakteristik negara berkembang dengan jumlah pendudukan yang besar tentusaja tidak terlepas dari masalah sosial yang terjadi, masalah-masalah ini penting untuk dipahami, lantaran menjadi objek kajian sosiologi. Demikianlah penjelasan mengenai masalah sosial di Indonesia saat ini dan solusinya, semoga dengan adanya penjelasan ini bisa memberikan informasi dan menambah wawasan kepada setiap pembaca mengenai materi “Masalah Sosial”, terutama terjadi di Indonesia.
69% konsumen global lebih fokus pada kesehatan dan kesejahteraan mental 45% konsumen global mengatakan bahwa perawatan kesehatan adalah salah satu dari tiga alasan utama untuk tinggal di kota Lebih dari 50% konsumen Indonesia mengatakan pekerjaan dan keterjangkauan biaya hidup adalah fitur terpenting bagi masyarakat perkotaan Setelah wabah COVID-19, lima besar peningkatan belanja konsumen Indonesia adalah produk kesehatan 77%, bahan makanan 67%, hiburan & media 54%, pengambilan / pengiriman makanan 47%, dan kegiatan ketrampilan mandiri DIY/perbaikan rumah/berkebun 32% 68% konsumen Indonesia terbuka untuk membagikan data konsumen pribadi mereka jika dapat membantu meningkatkan kota mereka, jauh lebih besar dibandingkan secara global 49% JAKARTA, 13 Agustus 2020 – Percepatan tren dan perilaku konsumen yang sudah berlangsung sebelum wabah COVID-19 kembali melonjak dan berpotensi mendorong perusahaan dan peritel yang berhadapan langsung dengan konsumen untuk melakukan inovasi dalam cara mereka menjalankan usaha, menurut laporan PwC global yang baru. Temuan dari dua survei yang dilakukan sebelum dan sesudah pandemi COVID-19 dan diterbitkan dalam survei ke-11 Global Consumer Insights yang telah dilakukan secara berturut-turut oleh PwC berfokus pada kebiasaan dan perilaku pembelian konsumen perkotaan, dan bagaimana disrupsi global telah mendorong percepatan menuju cara hidup yang lebih digital. Miliaran orang di seluruh dunia tinggal di kawasan perkotaan, dan konsentrasi ini telah menciptakan era baru bagi konsumsi global; kota adalah pusat dimana kegiatan ekonomi dilakukan. Hasil survei mengungkap bahwa pandemi dan aturan pembatasan jarak sosial yang selanjutnya diterapkan telah menyebabkan perubahan mendasar dalam cara konsumen bekerja, makan, berkomunikasi, dan menjaga kesehatan mereka. Konsumen telah beradaptasi dalam cara berbelanja Aturan pembatasan jarak sosial yang diberlakukan akibat virus korona telah mempengaruhi konsumen dalam semua aspek kehidupan, termasuk dalam membeli kebutuhan sehari-hari. Meskipun toko fisik masih menjadi pilihan utama dalam berbelanja kebutuhan harian, lebih dari sepertiga konsumen 35% sekarang membeli makanan secara online, di mana 86% dari konsumen yang berbelanja online berencana untuk terus melakukannya bahkan setelah aturan pembatasan jarak sosial dihapuskan. Untuk barang-barang selain makanan, sebelum pandemi terjadi, berbelanja di toko fisik lebih dominan daripada berbelanja secara online, di mana 47% konsumen mengatakan bahwa mereka berbelanja di toko fisik setiap hari atau setiap minggu, dibandingkan dengan yang berbelanja melalui ponsel 30%, komputer 28% dan smart voice assistants 15%. Sejak saat itu, belanja online untuk barang-barang selain makanan mengalami peningkatan yang substansial ponsel 45%; komputer 41%; perangkat tablet 33%, tren ini sangat menonjol di Tiongkok dan Timur Tengah, di mana 60% dan 58% dari responden masing-masing mengatakan bahwa mereka sudah mulai lebih sering berbelanja melalui ponsel mereka. Pentingnya hubungan, komunitas, perawatan diri yang menjadi jelas 59% dari konsumen milenial dan 57% dari konsumen yang mempunyai anak, menempatkan fokus yang lebih besar pada kesejahteraan mereka dibandingkan kelompok lain. Fokus pada perawatan diri telah meningkat, di mana 51% konsumen perkotaan setuju atau sangat setuju bahwa mereka lebih fokus menjaga kesehatan kesejahteraan dan mental mereka, serta kesehatan fisik dan pola makan sebagai akibat dari pandemi COVID-19. Penduduk kota yang disurvei setelah wabah berpandangan bahwa keselamatan dan keamanan serta perawatan kesehatan sama pentingnya bagi kualitas hidup mereka seperti prospek pekerjaan, dimana 49% dan 45% responden masing-masing mengatakan demikian, dibandingkan dengan 45% yang menjawab bahwa pekerjaan lebih penting. Konsumen dan keberlanjutan Penelitian kami menunjukkan penerimaan yang nyata pada keberlanjutan dan rasa kewajiban sebagai warga negara. Sebagai contoh, dalam hasil survei yang diambil sebelum pandemi, 45% responden global kami mengatakan bahwa mereka menghindari penggunaan plastik jika memungkinkan, 43% mengharapkan agar pelaku bisnis bertanggung jawab atas dampak bisnis mereka terhadap lingkungan, dan 41% mengharapkan agar peritel meniadakan kantong dan kemasan plastik untuk produk-produk konsumsi yang cepat rusak perishable items. Menariknya, ketika konsumen disurvei tentang siapa yang paling bertanggung jawab untuk mendorong perilaku berkelanjutan di kota mereka, 20% memilih “saya, konsumen,” sementara 15% memilih “produsen atau pabrikan.” Ketika konsumen disurvei tentang kesediaan mereka untuk berbagi data, 49% menyatakan kesediaannya untuk memberikan data mereka jika memang dapat membantu meningkatkan kualitas kota mereka. Hasil dari survei Indonesia Hasil dari responden Indonesia menunjukkan bahwa setelah wabah COVID-19, lebih dari 50% konsumen Indonesia mengatakan bahwa pekerjaan dan keterjangkauan biaya hidup adalah fitur terpenting bagi masyarakat perkotaan, sedangkan responden global memilih keselamatan dan kesehatan. Selain itu, 68% konsumen Indonesia terbuka untuk membagikan data konsumen pribadi mereka jika hal itu membantu meningkatkan kota mereka yang jauh lebih besar dibandingkan dengan 49% responden secara global. Peter Hohtoulas, Retail and Consumer Advisor di PwC Indonesia menyatakan, “Dalam hal pengeluaran, lima besar peningkatan belanja konsumen Indonesia adalah produk kesehatan 77%, bahan makanan 67%, hiburan & media 54%, pengambilan/pengiriman makanan 47%, dan DIY/perbaikan rumah/berkebun 32%. Menariknya, meskipun 65% konsumen Indonesia mengalami penurunan pendapatan rumah tangga, kami menemukan bahwa 64% konsumen Indonesia optimis tentang masa depan dan akan menghabiskan lebih banyak pendapatan rumah tangga mereka.” Catatan Global Consumer Insights Survey adalah survei konsumen global ke-11 yang telah dilakukan secara berturut-turut oleh PwC. PwC melakukan dua survei online secara terpisah. Survei pertama mengumpulkan jawaban dari konsumen dari 27 negara atau wilayah dan 74 kota antara bulan Agustus dan September 2019. Survei kedua mengumpulkan jawaban dari konsumen dari 9 negara atau wilayah dan 35 kota antara bulan April dan Mei 2020. Untuk mengunduh laporan lengkapnya, kunjungi Tentang PwC Indonesia PwC Indonesia terdiri dari KAP Tanudiredja, Wibisana, Rintis & Rekan, PT PricewaterhouseCoopers Indonesia Advisory, PT Prima Wahana Caraka, PT PricewaterhouseCoopers Consulting Indonesia, dan Melli Darsa & Co., Advocates & Legal Consultants, masing-masing sebagai entitas hukum dan firma anggota yang terpisah dari jaringan global PwC. Tentang PwC Di PwC, kami bertujuan membangun kepercayaan dalam masyarakat dan memecahkan masalah-masalah penting. Kami adalah jaringan firma yang terdapat di 157 negara dengan lebih dari orang yang berkomitmen untuk memberikan jasa assurance, advisory dan pajak yang berkualitas. Temukan lebih banyak informasi dan sampaikan hal-hal yang berarti bagi Anda dengan mengunjungi situs kami di PwC merujuk pada jaringan PwC dan/atau satu atau lebih firma anggotanya, masing-masing sebagai entitas hukum yang terpisah. Kunjungi untuk informasi lebih lanjut. © PwC 2020. Hak cipta dilindungi undang-undang.
Apa saja problematika terbaru yang terjadi di Indonesia? Yang namanya hidup bernegara selalu menghadapi adanya masalah sosial. Baik itu permasalahan yang terkait dengan orang-orang yang pro atau kontra. Apabila dibiarkan terlalu lama maka ini bisa menjadi bibit perpecahan dan bertentangan dengan sila ketiga yaitu persatuan Indonesia Pada kesempatan kali ini kosngosan akan mencoba membahas mengenai beberapa contoh permasalahan yang sering terjadi di tengah masyarakat Indonesia yang sampai saat ini masih menjadi isu krusial yang harus dihadapi bersama Sebenarnya setiap permasalahan yang ada selalu diakibatkan karena beberapa faktor yang bisa dicegah. Namun permasalahannya terdapat kondisi ketidak idealan antara apa yang diharapkan dengan apa yang terjadi. Hal inilah yang menjadikan konflik di berbagai bidang seringkali terjadi Isu dan masalah sosial terkini yang menimpa Indonesia bukan justru menjadikan kita sebagai pesimistis, tetapi membuat optimis dalam mengatasinya. Untuk itulah dibutuhkan solusi massif, komprehensif serta berkelanjutan dalam penanganan setiap permasalahan yang berdampak negatif. Baca DULU Kumpulan Masalah Administrasi Publik di IndonesiaContoh Permasalahan Aktual Permasalahan Sosial Apa yang dimaksud dengan masalah sosial? Menurut Wikipedia yang mengutip pendapatnya om Jenssen, masalah sosial adalah perbedaan antara harapan dan kenyataan, yang mana terjadinya ketidakmerataan antara situasi yang ada dengan situasi yang seharusnya ideal. Intinya adalah masalah sosial berkaitan dengan kehidupan sobat kosngósan sehari hari, ditengah lingkungan masyarakat. Yang kerap kali terjadi di Indonesia antara lain Pelecehan Seksual Kaum wanita kerap kali mengalami target pelecehan seksual yang yang merendahkan harkat dan martabat wanita. Ini merupakan salah satu tindakan kriminal yang masih banyak terjadi di tengah masyarakat kita Pelecehan seksual seperti kasus pemerkosaan, body shaming, begal p*yudara dan sebagainya harus bisa diatasi dengan penegakan hukum yang membuat pelaku jera. Apalagi yang menyangkut dengan kasus pencabulan anak dibawah umur, di mana pelaku harus mengalami kebiri apabila memang sudah pada tahap yang mengkhawatirkanBullying dan Body Shaming Yang namanya perundungan adalah suatu kejahatan terselubung yang bisa menghancurkan mental dari korban dan akan melahirkan pelaku baru Permasalahan sosial ini kerap kali terjadi tidak hanya secara langsung, tetapi juga marak terjadi secara online. Yaitu para pengguna internet yang melakukan komentar baik itu di Instagram, youtube, facebook termasuk dalam kategori menghina serta merendahkan Perilaku ini sebenarnya bisa diatasi dengan penanaman nilai-nilai Pancasila dan keagamaan sejak dini. Selain itu polisi juga harus menindak tegas pelaku yang melakukan perundungan. Baca cara mengatasi bullying di sekolahPembunuhan dan Kekerasan Fisik Pembunuhan dan tindak kekerasan fisik adalah suatu tindak kriminal yang yang menghilangkan nyawa atau melukai orang lain. Sebagai manusia kita memiliki hak untuk hidup dan tidak ada yang bisa untuk menghapusnya. Kasus pembunuhan seringkali terjadi di Indonesia bahkan ada yang terjadi di antara anggota keluarga. Begitu juga dengan kekerasan fisik. Padahal apabila mimin kosngosan telisik lebih jauh, alasannya bisa tergolong sepele, tetapi memang karena amarah telah menguasai diri, maka terjadilah perilaku iniKRDT dan Perceraian Sebenarnya KDRT juga masuk dalam kejahatan kekerasan fisik namun ini ruang lingkupnya di dalam keluarga. Permasalahan sosial yang terjadi di dalam keluarga juga seperti kekerasan dan perceraian kerap kali terjadi di tengah masyarakat Indonesia saat ini. Angka perceraian yang semakin tinggi menandakan semakin peliknya permasalahan yang terjadi di tengah masyarakat kita. Mengatasi ini maka pemerintah Seharusnya lebih mengetatkan syarat pernikahan serta saat ini sudah dilakukan adanya pelatihan pra nikah bagi calon pengantin untuk meminimalisir terjadinya perceraian akibat ketidaktahuan atau kekurangan ilmu berumah tanggaKonflik dan Tawuran Seringkali sobat kosngosan melihat banyak warga negara melakukan tawuran antar warga lainnya atau juga anak sekolah yang tawuran dengan sekolah lain hanya diakibatkan karena hal sepele. Konflik sosial seperti ini seharusnya sudah tidak terjadi lagi karena kita sudah lebih dewasa dalam menangani permasalahan. Apabila terjadi konflik atau pertentangan maka harus diselesaikan dengan jalur damai seperti musyawarah untuk mufakatPermasalahan Agama Defenisi dari permasalahan agama adalah suatu kondisi ketidak-idea-lan yang meliputi kehidupan umat beragama, sehingga memungkinkan terjadinya konflik yang disebabkan oleh persoalan agama. Tentu saja, semua agama memberikan ajaran yang terbaik, yang salah adalah para penganut yang mendefinisikan sesuatu secara sepihak, sehingga muncullah intoleransi, merendahkan agama lain dan cenderung menghina. Beberapa permasalahan dibidang agama di Indonesia sebagai berikut Intoleransi Antar Umat Masalah intoleransi menjadi hangat belakangan ini karena banyaknya kelompok-kelompok yang tidak toleran terhadap keberagaman suku, agama dan budaya yang ada di Indonesia. Seperti yang sobat kósngosan ketahui negara Indonesia memiliki berbagai penganut agama yang berbeda, dan sesuai dengan prinsip Bhineka Tunggal Ika maka setiap warga negara wajib untuk toleransi dan saling menghormati satu sama lain, tanpa memandang rendah agama atau keyakinan yang lain Dalam menangani permasalahan intoleransi adalah mengadakan kembali diskusi antar kelompok agama dan membentuk suatu badan pengawas untuk menangani setiap permasalahan yang terkait dengan konflik antar agama yang ada di IndonesiaSeparatisme Berbasis Agama Separatisme adalah suatu usaha pemisahan diri dari negara yang berdaulat. Hal ini menjadi sangat meresahkan karena beberapa kelompok keagamaan yang ingin memisahkan diri dari negara kesatuan Republik Indonesia. Untuk menangani permasalahan ini sebenarnya harus dilakukan upaya pendidikan mengenai kecintaan terhadap bangsa dan negara sejak dini pada pendidikan sekolah dasar. Dan upaya hukum yang tegas untuk mencegah dan menangani kegiatan separatisme iniTerorisme dan Radikalisme Sebenarnya hampir sama dengan permasalahan mengenai separatisme namun ini lebih fokus kepada isu radikal atau kekerasan. Bayangkan saja ketika terorisme terjadi maka ini akan bisa membunuh banyak orang dengan aksi bom bunuh dirinya Permasalahan terorisme bukanlah mengerucut pada suatu agama tertentu, tetapi lebih kepada permasalahan kelompok tertentu yang menyalahgunakan agama untuk kepentingan mereka dan menggunakan kekerasan yang merugikan orang lain Upaya untuk menangani masalah terorisme di Indonesia sudah dilakukan dengan mengadakan Badan Khusus penanggulangan terorisme serta adanya BIN yang bertugas untuk mencari pemasok dan aliran kelompok radikal iniPermasalahan Hukum dan Politik Dari istilahnya saja sobat kosngosan sudah mengetahui kemana arah problem ini, tentu saja setiap kondisi yang tidak sesuai dengan yang semestinya dibidang perpolitikan bisa disebut sebagai masalah politik. Politik adalah ilmu pembentukan, pembagian, dan mempertahankan kekuasaan dalam masyarakat, sehingga kerap kali muncul konflik didalamnya. Sebagai contoh yang sering terjadi di Indonesia, antara lain Merebaknya Praktek KKN Korupsi, Kolusi dan Nepotisme merupakan praktek yang tidak terpuji, merugikan orang lain, terutama negara dan rakyat Indonesia. Uang yang seharusunya dipergunakan untuk kepentingan pembangunan, digunakan untuk kepentingan pribadi dan kelompok. Ini merupakan permasalahan klasik, pelik dan cukup sulit diberantas dari bangsa kita. Masalah korupsi tidak akan ada habisnya, karena korupsi dalam skala yang lebih besar justru dilakukan oleh pejabat negara itu sendiri. Ditambah lagi hukuman yang diberikan tidak bisa membuat jera para pelaku Masalah korupsi dengan skandal terbesar seperti Century, E-KTP, Papa minta saham, Asuransi Jiwasraya dan sebagainya adalah sebagian kecil dari peliknya masalah pencurian uang negara ini. Masalah hukum dan politik seperti itu menjadi hal yang memalukan bagi indonesia. Satu satunya solusi yang bisa membuat ini semua teratasi adalah adanya hukuman yang membuat pelaku jera, dan juga meningkatkan upaya pendidikan sejak dini kepada generasi muda untuk menghindari KKN ini. Hukum yang Berat Sebelah Permasalahan mengenai ketidak adilan hukum sering sekali menghiasi media dan sobat kośngosan juga sering mengalaminya. Bagaimana mungkin seorang nenek yang mencuri buah kakao, bisa dihukum berbulan bulan, sementara pejabat yang korupsi milyaran hanya dihukum satu atau dua tahun? Tentu saja ini hanya sebagian kasus kesenjangan hukum yang bersifat tajam kebawah sedangkan tumpul keatas. Kita sebagai orang orang bawah hanya bisa menerima bentuk perlakuan hukum yang berat sebelah ini, disaat ada maling ayam, dihajar habis habisan oleh masyarakat, dihukum beberapa tahun. dan ada maling uang rakyat justru masih bisa liburan ke luar negeri. Seperti gayus tambunan, meskipun di penjara tetapi masih bisa bebas bepergian Solusi utamanya adalah dengan menjalankan hukuman yang seadil adilnya, tanpa memandang status dan jabatannya. Siapa pun dia, kalau terbukti bersalah maka wajin untuk dihukum sesuai dengan KUHP yang berlaku. Sehingga terjadilah kepastian hukum yang akan memberikan rasa aman dan nyaman bagi rakyat Ekonomi Permasalahan ekonomi bisa dikategorikan menjadi dua, yaitu pertama, permasalahan ekonomi dasar yang berarti tingginya kebutuhan yang harus manusia penuhi, namun alat pemuas kebutuhan yang selalu terbatas. Sementara permasalahan ekonomi yang lebih kompleks tentu saja berkaitan dengan ekonomi makro yang sudah mencakup kondisi perekonomian suatu negara. Dan kosngosan akan memberikan beberapa contoh problematika perekonomian makro yang sedang aktual terjadi di Indonesia, sebagai berikut Meningkatnya Kemiskinan Kemiskinan merupakan suatu kondisi kompleks ketidakmampuan dalam memenuhi kebutuhan hidupnya. Permasalahan ini dapat dilihat dari faktor ekonomi dan menjadi problematika yang tidak pernah selesai. Sudah beberapa program pengentasan kemiskinan, tetapi tidak ada yang benar benar bisa menghapuskannya secara signifikan Masalah ekonomi tentang kemiskinan butuh solusinya yang pas dalam hal penanganannya. Bisa dikatakan bahwa kemiskinan masih belum mendapatkan perhatian serius. Solusi terbaik adalah melakukan program yang intensif, massif dan berkelanjutan yang dimulai dari pendekatan dan sisi edukatif untuk membentuk pola pikir masyarakat supaya lebih maju dan bisa menghasilkan uang lebih layak, disosialisasikan berwirausaha, diajarkan memiliki ketrampilan dan bisa memanfaatkan sumber daya secara maksimalJumlah Pengangguran Bertambah Masalah ekonomi selanjutnya adalah jobless atau tuna kerja. Hal ini akan berefek terhadap pembangunan ekonomi makro di negara indonesia. Banyaknya jumlah penggangguran akan membuat laju pertumbuhan ekonomi terganggu, bahkan bisa meningkatkan angka kriminalitas di tengah masyarakat. Banyak lulusan sarjana belum mendapatkan pekerjaan. Perusahaan lebih memilih menggunakan sumber daya manusia asing, penggunaan robot dan menggaji karyawan dengan upah rendah. Hal ini tentunya akan berpengaruh pada faktor ekonomi dan produksi dalam negeri. Solusi yang dibutuhkan menurut mimin kosńgosan adalah perananan pemerintah dalam mengatasi masalah pengangguran dengan menciptakan sumber daya manusia yang berkualitas, membuat regulasi kepara perusahaan wajib memperkerjakan karyawan dalam negeri, dan mengedukasi masyarakat untuk melakukan kegiatan wirausaha dan memperkerjakan orang lain. Perilaku Hedon Permasalah ekonomi yang satu ini memang apabila ditinjau dari segi konsumsi, akan berdampak positif pada industri dan ekonomi secara makro. Namun kenyataannya, masyarakat yang hedon, akan menjauhkan kepada perilaku menabung, sehingga kondisi finansial nya sangat rentan. Konsumsi masyarakat yang besar tanpa adanya kemampuan untuk membuat sendiri, adalah suatu bentuk ketidak-mandirian atau ketergantungan yang membuat ekonomi tidak akan stabil. Parahnya ketika ketersediaan barang sudah tidak ada, masyarakat akan melakukan impor dari negara lain, yang akan mengakibatkan devisa Pendidikan Permasalahan bidang pendidikan, merupakan suatu kondisi kesenjangan pada kenyataan pendidikan di Indonesia dengan sesuatu yang diharapkan. Artinya jauh dari sesuatu yang ideal, sehingga pendidikan tidak tercapai target dengan hasil yang maksimal. Nah beberapa permasalahan di bidang pendidikan ini telah menjadi isu hangat yang perlu sobat kosngosan ketahui sampai saat ini, seperti berikut Ketimpangan Pendidikan antar Daerah Permasalahan ini selalu menjadi peer bagi pemerintah, bagaimana memeratakan akses pendidikan ke seluruh daerah di Indonesia, terutama untuk wilayah pinggiran, perbatasan dan daerah marginal. Seperti contoh untuk wilayah di timur indonesia, seperti sulawesi dan Papua, sobat kosngosan akan melihat bagaimana anak sekolah tidak memakai seragam, tidak mengenakan sepatu, dan memiliki guru yang terbatas Saranan dan pra sarana pendidikan masih belum mendapatkan perhatian dari pemerintah. apabila kita melihat antusiasme mereka untuk berangkat ke sekolah sangatlah tinggi, namun ini tidak berbanding lurus dengan tercukupinya fasilitas sekolah yang mereka dapatkan Tentu saja sebagai solusinya, ini menjadi tugas kita bersama, bagaimana seharusnya memeratakan pendidikan di berbagai daerah, misalnya dengan menyalurkan bantuan secara tepat sasaran, membuat satgas khusus untuk menangani ini dan bekerja langsung kepada Bantuan Pendidikan Sobat kosngosan kerap kali mendengar banyak kasus penyalahgunaan dana BOS atau Bantuan Operasional Sekolah oleh pihak yang tidak bertanggung jawab di sekolah. Tentu saja Ini sangat merugikan pihak yang seharusnya mendapatkan bantuan namun tidak kunjung untuk mendapatkan bantuan pendidikan tersebut sehingga akan mengganggu kualitas pendidikan pada suatu daerah Solusi terbaik adalah pemerintah harus benar-benar mengawasi penyaluran dana BOS atau bantuan sekolah dan memberikan hukuman yang setimpal kepada pelaku yang menyalahgunakan dana tersebut untuk kepentingan pribadinyaKurikulum yang Berganti-ganti Sudah sering kita mendapati kurikulum pendidikan di Indonesia tidak kunjung untuk stabil, selalu berganti-ganti menyesuaikan kebijakan menteri yang juga kerap kali berganti. Memang tujuan awal penggantian kurikulum dalam untuk mendapatkan sistem pendidikan yang terbaik. Ini sudah seharusnya untuk berembuk kembali antar pihak Bagaimana cara menetapkan kurikulum yang baik dan menyeluruh serta sesuai dengan apa yang dibutuhkan oleh bangsa iniPermasalahan Kesehatan Masalah kesehatan adalah suatu kondisi yang perlu segera diatasi karena berkaitan dengan kepentingan hidup banyak orang. Tidak hanya penyakit, masalah dibidang ini berkaitan dengan fasilitas, layanan serta akses untuk mendapatkan jasa kesehatan yang layak. Beberapa contoh terkait masalah kesehatan diantaranya Mahalnya Jasa Kesehatan Masalah kesehatan dipengaruhi oleh faktor ekonomi yang mengakibatkan masyarakat tidak mampu mengakses fasilitas kesehatan yang memadai, sehingga lebih memilih untuk berobat seadanya, bahkan cenderung percaya dengan pengobatan alternatif yang terkadang belum terbukti secara ilmiah. Walaupun saat ini masyarakat indonesia sudah bisa mendapatkan layanan BPJS, ternyata ini tidak bisa menyelesaikan masalah. Karena justru saat ini BPJS mengalami kenaikan premi dan masih banyak rumah sakit yang menolak pasien dari layanan BPJS. Masalah kesehatan ini pada akhirnya akan berdampak terhadap masyarakat marginal yang tidak bisa berobat karena memerlukan biaya yang cukup tinggiKurang Gizi Semua orang membutuhkan gizi sebagai asupan nutrisi yang mendukung kegiatan sehari harinya. Namun pada kenyataannya, di berbagai derah di Indonesia masih ada warga negara yang mengalami gizi buruk bahkan sampai meninggal Permasalahan kesehatan ini masih sering terjadi. Tentu saja penyebab utamanya ada pada faktor ekonomi yang tidak bisa membeli makanan yang layak untuk dikonsumsi sehingga memilih makanan murah yang kurang sehat. Gizi buruk dialami oleh anak kecil, karena keterbatasan penghasilan dari orang tuanya Sebagai solusinya, pemerintah harus memberikan bantuan utamanya makanan yang layak makan dan bergizi, mengedukasi masyarakat untuk mulai menanam makanan dari sumber daya alamnya, serta meningkatkan daya ekonomi mereka sehingga bisa membeli makanan yang layak konsumsiPenyalahgunaan NAPZA NAPZA merupakan barang terlarang yang sangat merusak generasi muda. Apabila penyebaran zat terlarang ini semakin meluas, maka pasti akan banyak lagi generasi muda Indonesia yang menjadi korbanya. Banyak sekali masalah kesehatan tentang pecandu napza di indonesia. Tidak hanya kalangan menengah kebawah saja, akan tetapi sangat banyak sekali dari kalangan artis dan aparat yang sudah menggunakannya. Solusi terbaik adalah dengan mengadakan training, pelatihan dan sosialiasi kepada sekolah, kampus dan tempat kerja mengenai bahayanya NAPZA ini, serta menghukum seberat beratnya para pembuat, pengedar, dan kurir narkoba. Serta merehabilitasi para korban dan pecandunya. Baca juga Contoh Masalah Pelanggaran HAM dan SolusinyaKata Penutup Sampai kita pada akhir pembahasan. Pada tahap ini semoga teman-teman yang sudah membaca beberapa contoh pemasaran di atas bisa langsung tergerak hatinya untuk melakukan hal kecil yang bisa mencegah permasalahan tersebut menjadi lebih melebar. Tidak perlu menunggu aparat atau pihak berwenang Sebagai warga negara sobat kosngosan bisa melakukan hal kecil apapun itu yang bersifat positif yang sedang menghadapi permasalahan serta bingung hendak memecahkannya seperti apa. semoga pembahasan kali ini bermanfaat dan bisa menjadi referensi buat teman-teman
dalam masyarakat sekarang ini sering